Bantu Kembalikan Senyum Dan Tawa Aftar .

Diposting : 11 November 2019
Dilihat : 52 kali

"Semenjak Aftar dirawat di beberapa RS, belum ada dokter yang tau penyakit Aftar secara pasti."
"Tapi semenjak itu, senyum sama tawa Aftar hilang."
"Badannya sering kaku. Makan-minum susah."
"Itu lehernya, nggak bisa tegak..."
.
Aftar Andrean (2 tahun) mengalami kelainan pada saraf lehernya semenjak berumur 15 hari.
Balita asal Kab. Pelalawan, Riau itu tidak bisa mengangkat kepalanya, dan anggota badannya kaku.
.
"Pas umur 15 hari itu, malamnya tiba-tiba kejang."
"Karena kejangnya, dia jatuh dari ayunan."
"Jarak rumah ke puskesmas itu jauh, jadi baru bisa dibawa ke puskesmas keesokan harinya."
"Terus dirujuk ke rumah sakit swasta, lalu dirujuk lagi ke RSUD Selasih."
"Dirawat 13 hari di sana, tapi dokter belum tau pasti penyakitnya Aftar ini apa," tutur Supira, ibunda Aftar.
.
Sehari-hari, Supira, suaminya, dan Aftar tinggal di rumah berdinding kayu berukuran 3x3m.
Suaminya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tak menentu.
.
"Dari RSUD Selasih itu, dirujuk lagi ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru."
"Dirawat 9 hari di sana."
"Tapi, ya tetap, belum tau sakitnya yang pasti itu apa."
"Setelah dibolehin pulang, kami belum periksain Aftar lagi sampai umurnya dua tahun."
"Soalnya memang nggak ada biaya."
.
Setiap hari, Supira dengan sabar merawat buah hatinya itu.
Aftar hanya dapat berbaring lemah dengan badan yang kaku, tidak dapat tersenyum dan tertawa seperti dulu lagi.
.
Alhamdulillah, #SRRiau dapat dipertemukan dengan Aftar dan keluarganya pada September 2019.
Bismillah, Aftar akan memulai lagi ikhtiarnya menjemput kesembuhan.
.
Yuk, bantu Ibu Supira dan suaminya dalam ikhtiar mereka menjemput kesembuhan sang buah hati.
Setiap bantuan darimu sangatlah berarti bagi Aftar dan ribuan pejuang sembuh lainnya.
.
Rekening donasi:
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan
.
Konfirmasikan sedekahmu di
bit.ly/hotlineSR