Logo

AMBULANS GRATIS UNTUK MASYARAKAT REMBANG Publish : 08 Sep 2021 - 10:06 WIB

Terkumpul
Rp 650.000
hari tersisa
4
Rp 300.000.000
0.22%

Di wilayah utara Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Rembang, pergerakan Sedekah Rombongan telah dimulai sejak 2013. Sejak 8 tahun bergerak membantu masyarakat, tercatat ada puluhan pasien di daerah ini yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit besar diantaranya di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Rumah Sakit Kariadi Semarang, RS Moewardi Solo, RS Orthopedi Solo, dan beberapa rumah sakit besar lainnya di Jawa Tengah.

 

Akomodasi & transportasi yang terhambat bisa mempengaruhi kesehatan pasien, apabila tidak cepat ditangani, nyawa mereka bisa menjadi taruhan. Itulah mengapa adanya armada ambulans menjadi poin penting dalam menunjang kesembuhan pasien.

Kegiatan ambulans di wilayah Rembang semakin padat. Dari waktu ke waktu, dhuafa sakit yang menjadi pasien dampingan semakin banyak. Daerah yang dijangkau pun semakin meluas hingga ke pelosok-pelosok desa di Rembang. Wilayah geografis Rembang sendiri dibatasi oleh pesisir Laut Jawa di bagian utara, dan berupa perbukitan di wilayah selatan dan juga sebagian wilayah utara.

 

Safira, 11 tahun, kelainan tulang

Dengan kondisi geografis yang berupa perbukitan, kami membutuhkan moda transportasi untuk mengangkut pasien dengan aman dan nyaman. Namun karena keterbatasan aset, tidak jarang relawan kami harus mengantar jemput pasien menggunakan kendaraan pribadi. 

 

Kurir mengantarkan pasien menggunakan motor pribadi

Pasien berangkat berobat diantarkan menggunakan mobil dari Polres Pati

 

SR Rembang memiliki cukup banyak pasien dengan keluhan kelainan tulang, kebanyakan pasien tersebut dirujuk ke RS Ortopedi dr. Soeharso Solo ataupun RS Moewardi Solo yang jaraknya mencapai 200 km dari kabupaten Rembang, hal ini membuat kami harus menyediakan fasilitas transportasi yang aman serta nyaman. 

Ada seorang pasien kami bernama Agam yang berusia 7 tahun dari daerah Ketodan Jatirogo, Tuban, Jawa Timur yang menderita patah tulang dan pengobatannya pertama kali didampingi oleh SR Rembang terutama untuk pelayanan ambulans.

 

Agam, 7 tahun, patah tulang

 

Agam Alexi Pratama lahir secara normal dan tanpa kelainan, tapi semenjak usia 3 bulan kedua orang tua melihat ada yang aneh pada kaki sebelah kanan Agam yang terlihat agak bengkok, karena keterbatasan biaya maka kedua orang tuanya mencoba membawanya ke tempat pijat alternatif, beberapa kali kedua orang tuanya sudah membawa ke tempat pijat guna meluruskan kaki Agam, tapi usaha itu tidak berhasil. Kedua orang tua Agam tidak berani membawa ke tempat medis karena takut akan biaya yang mahal, sedangkan kedua orang tua Agam hanya keluarga sederhana dan berpenghasilan pas pasan.

Perjalanan berpuluh puluh kilometer harus ditempuh dari rumah Agam di Tuban hingga ke Solo. Sungguh sedih hati kami bila belum bisa memberikan layanan terbaik bagi pasien dampingan. Pernah suatu ketika perjalanan dari Tuban menuju Semarang, ambulans Rembang pun mogok karena umurnya yang sudah tua sehingga menghambat proses pengobatan Agam. 

 

Pasien Rembang lainnya yang membutuhkan ambulans bernama Ahmad Shoheb berumur 22 tahun yang menderita patah tulang iga dan juga liver rembes setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada bulan Juni 2021. Shoheb yang tinggal di Kel. Gegunung Kulon, Rembang, harus dirujuk ke RS Moewardi Solo untuk mendapat penanganan. Pengobatannya terkendala karena biaya berobat tidak ter-cover oleh BPJS serta tidak memiliki biaya untuk transportasi ke rumah sakit di Solo.

Ahmad Shoheb, 22 th, menderita patah tulang, menunggu penanganan di RS Moewardi Solo

 

Layanan ambulans ini bisa dinikmati masyarakat luas tanpa wajib menyetorkan biaya. Sedekah Rombongan sadar bahwa tidak semua masyarakat mampu menikmati layanan ambulans karena biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Realitanya banyak masyarakat kalangan menengah ke bawah tidak memiliki cukup biaya untuk berobat apalagi sampai menyewa ambulans.

 

Sedekah Rombongan ingin terus bisa memberikan mereka fasilitas ambulans gratis. Namun, keterbatasan armada ambulans yang dimiliki oleh SR menghambat jalan kesembuhan mereka.. Sungguh hancur hati kami melihat banyak pasien harus bersabar menahan sakit begitu lama untuk bisa mendapatkan layanan ambulans kami.. 

 

Oleh karena itu, kami mengajakmu, para #Sedekaholics untuk bersatu, mengulurkan tangan dan menyisihkan rezeki untuk membantu pengadaan ambulans gratis  dengan cara:

1. Klik 'Donasi' sekarang

2. Masukan nominal donasi dengan kode unik "012". Contoh: Rp1.000.012.

3. Pilih Bank Transfer BNI/Mandiri/BRI/Permata/dll, Gopay, OVO dan E-Wallet lainnya

4. Dapatkan laporan via email dan Transfer ke nomor rekening yang tertera

 

Mari, berikan sedekah terbaikmu! 

 

Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional ambulans gratis di Rembang dan sekitarnya.

 

InsyaAllah ada pahala di setiap putaran roda ambulans gratis yang mengantarkan dhuafa sakit.  

 

Terima kasih #Sedekaholics!