Logo

BANTU BIAYA OPERASIONAL RUMAH SINGGAH BANDUNG Publish : 02 Nov 2021 - 10:33 WIB

Terkumpul
Rp 1.560.034
hari tersisa
56
Rp 100.000.000
1.56%

Hadir sejak tahun 2013, rumah singgah Bandung menjelma menjadi salah satu rumah singgah paling sibuk yang dimiliki oleh #SR. Banyak pasien dampingan dari berbagai daerah yang singgah untuk menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan yang ada di Bandung, diantaranya dari Cirebon, Tasik, Kuningan, Indramayu, Ciamis, Pangandaran, dan kota lainnya.

 

********

 

Salah satunya bernama Husna Kamila, putri pasangan Dedi Supriadi (43 tahun) dan Kecih Kurniasih (32 tahun). Mereka berasal dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sang ayah berprofesi sebagai office boy di Jakarta, penghasilannya jauh dari cukup. Sementara sang Ibu menjaga Husna sembari mengurus rumah tangga dan menjadi guru ngaji untuk anak-anak.

Kini Husna berusia 3 tahun. Selintas tampak kepalanya terbelah dan membesar bagian belakang. Dia menderita Hidrosefalus sejak dalam kandungan. Penyakit ini membuatnya sesak nafas dan kejang-kejang.

 

Husna Kamila (3 tahun)

 

Tanda-tanda kelainan pada Husna muncul ketika masih dalam kandungan berusia 7 bulan, USG menunjukkan ukuran kepala melebihi normal. Dokter menyarankan agar bayi dilahirkan melalui proses operasi. Setelah kelahirannya, Husna langsung menjalani operasi ketika usianya memasuki tiga bulan. Dokter melakukan  operasi untuk mengambil cairan di kepalanya.

Perjalanan pengobatan Husna tidak berhenti sampai disitu. Selanjutnya, Husna menjalani konsultasi dan penanganan medis rutin di Poliklinik Bedah Saraf di sebuah rumah sakit di Kota Cirebon. Operasi kedua dilakukan saat Husna berusia 10 bulan. Sebenarnya Husna juga harus dirujuk ke Bandung untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Namun karena terkendala biaya, orang tua Husna pun kebingungan bagaimana meneruskan pengobatan di Bandung.

Husna adalah satu dari banyak pasien dampingan #SR Bandung yang saat ini berjuang untuk kesembuhannya dan sangat membutuhkan bantuan kita.

 

 

 

Rumah Singgah Sedekah Rombongan hadir sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien yang memudahkan mereka menjalani pengobatan dan tindakan medis lainnya ke rumah sakit rujukan. Rumah singgah Bandung saat ini berlokasi di Jl. Jurang No.37, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat. Letaknya sangat strategis karena dekat dengan banyak fasilitas umum dan beberapa rumah sakit besar di Bandung.

Pasien yang tengah menjalani pengobatan rutin di Bandung bisa mencapai 100 orang, jadi tiap hari kasur di rumah singgah ini penuh terus. Rata-rata rumah singgah dihuni 14 – 16 pasien setiap harinya, bergantian satu pasien dengan pasien lainnya.

 Ada Ibu Karini (39 Tahun) dan Ikhsan (72 tahun)  yang menderita tumor usus, ada Yogi (19 tahun) menderita kelainan mata, ada Nenti (52 tahun) dan Ibu Sarilah ( 49 tahun) menderita kanker serviks, ada Ibu Imas Maskunah (52 tahun) menderita kista ovarium dan masih banyak lagi.

 

 

 

Aktivitas di rumah singgah Bandung dimulai sejak subuh, pasien dan kurir bersiap berangkat ke rumah sakit. Menjelang pagi, kurir mengantar pasien menggunakan ambulans. Kebanyakan pasien berobat di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Biasanya mereka berobat hingga siang hari, setelah selesai kurir menjemput mereka kembali.

 

 

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak untuk mereka dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah yang harus dibayar kontan secara tahunan, tidak jarang juga yang mengharuskan pembayaran langsung untuk 2 tahun. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah. Semua biaya operasional merupakan bantuan dari donatur (sedekaholic).

 

Bagan berikut menunjukkan kebutuhan biaya operasional rumah singgah dalam sebulan :

Kebutuhan operasional paling banyak habis untuk biaya rumah tangga, kemudian disusul dengan biaya makan. Setiap hari kami harus menyediakan bahan makanan untuk pasien dan keluarga yang menginap di rumah singgah. Padahal setiap hari selalu ada pasien yang datang silih berganti menginap di rumah singgah ini.

Bila stok logistik tersendat, maka mereka terancam kelaparan dan akan menghambat proses penyembuhan mereka.

 

Sedekaholic, jangan biarkan pasien terlantar di rumah singgah tanpa perawatan yang memadai..

 

Untuk itu, mari ulurkan tanganmu untuk membantu pasien yang berjuang demi kesembuhannya melalui Rumah Singgah Sedekah Rombongan Bandung dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI” sekarang

2. Masukkan nominal donasi, tambahkan kode unik “034”, contoh : Rp 500.034

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #Sedekaholic.

********

Disclaimer:

1.    Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Bandung, Jawa Barat.

2.    Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Jurang No.37, Kel. Sukajadi, Kec. Pasteur, Bandung 40161

3.    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: 0812-9669-0808