Logo

BANTU KAMI SEDIAKAN AMBULANS GRATIS UNTUK PASIEN JAKARTA! Publish : 17 Sep 2021 - 10:52 WIB

Terkumpul
Rp 1.300.000
hari tersisa
56
Rp 300.000.000
0.43%

#SR Jakarta tak pernah main-main dalam usaha membantu dhuafa sakit menjemput kesembuhan. Komitmen itu tertuang melalui aktivitasnya sehari-hari, tak terkecuali dalam mengantarkan pasien berobat. Roda-roda ambulans terus berputar mengantarkan dhuafa sakit, tanpa pamrih, tanpa mengharap imbalan apa pun. “Kita memiliki prinsip melayani dhuafa sampai mana pun. Artinya, kala kita mengantar dhuafa, ambulans dibayar nol rupiah,” Kata salah seorang relawan di Jakarta.

Di masa pandemi, banyak pasien yang masih berjuang untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya. Salah satunya ialah M. Alawi (1 Tahun), asal Kab. Cianjur dengan penyakitnya berupa Atresia Belier. Atresia bilier adalah kondisi ketika saluran empedu pada bayi yang baru lahir tertutup sehingga menyebabkan cairan empedu menumpuk di dalam hati.

M. Alawi, 1 Tahun, Atresia Bilier

Saat ini kondisi Alawi sangat memprihatinkan. Perutnya membesar, dengan mata menguning, dan berat badan yang tidak stabil cenderung menurun. Alawi harus segera menjalani screening agar dapat dilakukan tindakan medis lanjutan dengan operasi. Karena penyakitnya, tumbuh kembang Alawi terlambat. Usianya sudah 1 tahun, namun Alawi belum bisa merangkak dan berjalan. Berat badannya juga sulit untuk naik.

Dalam pengobatannya, penyakit atresia bilier membutuhkan lingkungan yang kondusif dan steril sehingga dianjurkan dipisahkan dari pasien lainnya. Untuk itu Alawi membutuhkan rumah tinggal khusus yang dekat dengan Rumah Sakit supaya memudahkan mobilitas ketika kontrol ke RSCM Jakarta.

 

Ayah Alawi hanyalah buruh tani yang penghasilannya tidak menentu, dalam sehari hanya mendapatkan upah 70 ribu rupiah. Itupun apabila ada permintaan untuk mengerjakan sawah dan panen. Apabila sedang tidak ada permintaan untuk menggunakan jasanya, maka terpaksa tidak ada penghasilan di hari itu. 

Orang tua Alawi terkendala biaya untuk berobat dan biaya transportasi ke RSCM Jakarta yang jaraknya sangat jauh dari rumah Alawi di Cianjur, setidaknya membutuhkan perjalanan darat selama 3 jam.

Selain Alawi, ada juga Seno yang berasal dari Lampung yang tengah berjuang sembuh merantau ke Jakarta.

Seno, 13 tahun, jantung bocor & katarak

Mata Dek Seno yang sebelah masih belum bisa melihat karena terdeteksi mengalami katarak. Sudah dua kali Dek Seno menjalani operasi katarak.Selain itu, Dek Seno mengalami jantung bocor, jantungnya pun masih sering merasa sesak bila kelelahan, padahal sudah dioperasi.

Sebulan penuh ia dirawat di rumah sakit, hingga akhirnya diperbolehkan pulang saat kondisinya mulai normal dan menunjukkan perkembangan yang baik. Akan tetapi, sebulan setelah ia tinggal di rumah, kondisinya kembali menurun. Atas saran berbagai pihak, keluarganya pun membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter.  Dek Seno dibawa ke dokter spesialis di RS Abdul Moeloek, Lampung. Kata dokternya, jantung Dek Seno mengalami kebocoran dan harus dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo.

Setelah berhasil melewati satu kali operasi jantung dan dua kali operasi katarak, ternyata ginjalnya pun mengalami kebocoran. Hingga kini, ia masih berikhtiar di RS Cipto Mangunkusumo untuk menyembuhkan penyakitnya.

 

Di Jakarta, Alawi, Seno, serta pasien dhuafa lainnya juga membutuhkan antar jemput ambulans selama pengobatan ke rumah sakit. Pergerakan ambulans menjangkau hingga keluar kota karena SR Jakarta memiliki hubungan baik dengan beberapa lembaga yang sama-sama membantu dhuafa sakit yang membutuhkan. Salah satunya Humas RSCM, seringkali mereka meminta bantuan #SR Jakarta untuk mengantarkan pulang  pasien mereka yang memiliki keterbatasan dana untuk pulang. Jarak tempuhnya kadang tak tanggung-tanggung, waktu tempuhnya pun berjam-jam.

Sedekah Rombongan ingin terus bisa memberikan mereka fasilitas ambulans gratis. Namun, keterbatasan armada ambulans yang dimiliki oleh SR menghambat jalan kesembuhan mereka.. Sungguh hancur hati kami melihat banyak pasien harus bersabar menahan sakit begitu lama untuk bisa mendapatkan  layanan ambulans kami..

Oleh karena itu, kami mengajakmu, para #OrangBaik untuk bersatu, mengulurkan tangan dan menyisihkan rezeki untuk membantu pengadaan ambulans gratis  dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG

2. Masukkan nominal donasi, tambahkan kode unik “020”, contoh : Rp 500.020

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Mari, berikan sedekah terbaikmu!
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk
memenuhi kebutuhan operasional ambulans gratis di Jakarta dan kota lainnya.

InsyaAllah ada pahala di setiap putaran roda ambulans gratis yang mengantarkan dhuafa sakit.  

Terima kasih #OrangBaik!