Logo

BANTU RUMAH SINGGAH RATUSAN ANAK DAN DHUAFA SAKIT DI JOGJA Publish : 05 May 2021 - 10:04 WIB

SEJAK USIANYA 1,5 TAHUN, AKBAR HARUS BERJUANG MELAWAN BANYAK PENYAKIT. SEDIKITNYA, IA HARUS MENGHADAPI 5 KOMPLIKASI PENYAKIT SEKALIGUS.

Dimulai dari demam tinggi, kejang, hingga tak sadarkan diri. Akbar divonis menderita glukoma atau kerusakan syaraf mata. Akbar juga terdeteksi terkena Cerebral Palsy atau lumpuh otak. Akbar mengalami kebutaan permanen di usianya yang ke-3 tahun. Akbar juga menderita epilepsi, hidrosefalus, dan GDD atau Global Developmental Delay (keterlambatan tumbuh kembang).

Erlin Herlina, Sang Ibu, sambil menahan air mata menceritakan kisah awal mula ketika anaknya mulai jatuh sakit, dan kisah perjuangannya mendampingi sang anak menjemput kesembuhan.

“Waktu itu masih bayi kecil usia 1,5 bulan.Kondisinya udah parah, kejang, terus dibawa ke ruang PICU. Akbar sempat koma selama 21 hari dan harus dirawat di dalam inkubator. Dokter sempat angkat tangan, katanya anakku tidak akan bertahan hidup lama. Tapi, Alhamdulillah, Akbar sadar dari koma dan bisa bertahan hingga sekarang. Kalau inget waktu itu, saya pingin nangis.”

Usai Akbar sadar, Erlin dan keluarga harus menerima kenyataan pahit. Akbar divonis menderita 5 komplikasi penyakit. Namun Erlin tak pernah berpikir untuk menyerah. Bagi Erlin, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, yang pasti menunjukkan mukjizatnya. Keyakinannya itu ia wujudkan dengan mendampingi ikhtiar sang anak untuk menjemput kesembuhan.  

Saat ini Akbar membutuhkan serangkaian proses pengobatan secara rutin dan berkelanjutan di RSUP Dr. Sardjito Jogja. Demi kesembuhan Anaknya Iu Erlin harus berpisah dengan keluarganya yang tinggal di Purworejo. 

Akbar hanyalah potret kecil para dhuafa sakit dari luar kota yang harus berobat ke Jogja dalam jangka waktu lama. Perjuangan mereka pasti berat, membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun dan biaya hingga puluhan  juta untuk sembuh dan jauh dari keluarga.

Kehadiran rumah singgah sangat mereka butuhkan ketika menanti giliran kapan bisa kembali ke rumah sakit  dan mendapat pengobatan selanjutnya. Tanpa adanya rumah singgah mereka tidak bisa berobat di Jogja. Rumah singgah ini dibutuhkan mereka yang berasal dari Purworejo, Kebumen, Magelang, Temanggung, Gunung Kidul, Magetan, Madiun dan wilayah sekitarnya.

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak di Jogja dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah.

 

#Sedekaholics, mari ulurkan tanganmu untuk kesembuhan dhuafa sakit yang berjuang demi kesembuhanya melalui Rumah Singgah Sedekah Rombongan Jogja.

Klik tombol 'Donasi' Sekarang

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #Sedekaholics.

-------

Disclaimer:

1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Yogyakarta.

2. Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Munggur Gang Permadi No. 50A RT.15RW.5 Demangan Kidul, Gondokusuman, Yogyakarta

3. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: +62 812-9669-0808