

Di usia yang masih sangat muda, Adisty Diana Putri harus menghadapi ujian yang tidak ringan. Remaja 14 tahun asal Dusun Genitri, Desa Gendong, Kecamatan Sempuh, Banyuwangi ini kini tengah berjuang melawan lupus nefritis, penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat merusak organ dalam, terutama ginjal.
Baru sekitar tiga bulan terakhir Adisty didiagnosis sakit. Sejak itu, hari-harinya tidak lagi sama. Tubuhnya sering lemas, aktivitasnya terbatas, dan ia harus bolak-balik menjalani perawatan. Saat ini Adisty menjalani rawat inap untuk menjalani biopsi serta mendapatkan terapi obat, sebuah proses yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang tidak mudah, apalagi bagi anak seusianya.
Orang tua Adisty bekerja sebagai petani dengan penghasilan yang tidak menentu. Di tengah kondisi ekonomi yang sederhana, kebutuhan selama pengobatan menjadi beban yang tidak ringan bagi keluarga. Meski demikian, mereka tetap berusaha agar Adisty bisa terus menjalani perawatan dan memiliki kesempatan untuk pulih.
Di balik rasa lelah dan sakit yang harus ia tahan, Adisty hanya ingin kembali menjalani hari-hari seperti anak seusianya—belajar, bermain, dan bercita-cita tanpa dibayangi rasa sakit.
Perjuangan Adisty masih panjang, dan ia tidak bisa menjalaninya sendirian.
Mari kita bantu Adisty dan dhuaufa sakit lainnya melanjutkan pengobatan dan menjaga harapannya tetap ada dengan cara:
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, Sedekaholic juga dapat membagikan galangan dana ini agar lebih banyak orang membantu dhuafa sakit dalam menjemput kesembuhannya.
Terima kasih, Sedekaholic!
Disclaimer:
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu pengobatan Pak Suyitno, pasien dampingan SR lain yang membutuhkan, serta membantu operasional pergerakan Sedekah Rombongan dalam mendampingi dhuafa sakit.
![]()
Belum ada Fundraiser