Logo

HELP! WUJUDKAN AMBULANS GRATIS UNTUK PASIEN SOLO.. Publish : 08 Sep 2021 - 15:13 WIB

Terkumpul
Rp 200.000
hari tersisa
54
Rp 300.000.000
0.07%

Sedekaholic, pernahkah membayangkan beratnya perjuangan anak-anak yang sedang sakit?

Kita sebagai orang dewasa ketika menderita sakit rasanya sudah tidak karuan. Bagaimana rasanya seorang anak kecil yang masih lemah fisiknya harus menanggung sakit yang luar biasa? Di antara mereka ada pula yang masih balita yang bahkan belum bisa mengekspresikan sakit lewat kata-kata. 

Mari berkenalan dengan pasien anak-anak yang mendominasi pasien dampingan di Sedekah Rombongan Solo. 

 

Alvino, 5 tahun

 

Alvino Catur Prasetyo, usianya baru menginjak usia 5 bulan. Tapi bayi mungil ini sudah diberikan cobaan penyakit, Vino, panggilannya, menderita hidrosefalus. Tandanya adalah bagian kepala yang benjol dan ukurannya semakin membesar. Beruntungnya, orang tua Vino menyadari tanda tersebut lebih awal sehingga mereka bisa segera mengusahakan pengobatan bagi buah hati mereka meski kondisi ekonomi mereka terbatas. Mulyanto (51 tahun), ayah Vino, bekerja wiraswasta, sementara Sri Wahyuni (32 tahun), ibu Vino, merupakan ibu rumah tangga.

 

Lingkar kepala Vino semakin membesar. Meski harus menjalani pengobatan, orang tuanya tidak punya biaya berobat. Untuk pengobatan medis, biayanya ditanggung oleh jaminan kesehatan, tetapi mereka tidak punya biaya untuk akomodasi ke Rumah Sakit. Berobat ke rumah sakit kadang tidak cukup sehari atau dua hari, kadang mereka harus bermalam, belum lagi harus menanggung kebutuhan lain selama berobat seperti susu dan pampers, sementara Vino harus segera menjalani operasi.

 

Sampai pada akhirnya, Sedekah Rombongan bertemu dengan Vino dan keluarganya dan mulai melakukan pendampingan pengobatannya. Setiap ada jadwal pengobatan, ambulans Sedekah Rombongan Solo selalu menjemputnya di rumah mereka yang berada di Godog, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk berobat ke Kota Surakarta, Jawa Tengah yang jarak tempuhnya cukup jauh .

 

 

Adam Malik, 6 tahun

 

Pasien yang juga membutuhkan fasilitas ambulans gratis adalah Adam Malik. Ia tinggal berdua saja bersama neneknya di sebuah rumah sederhana di Patebon, Kendal, Jawa Tengah. Belum lama ini, ia kehilangan sang ayah. Sosok yang selalu mengayominya itu pergi selamanya dari dunia ini. Sementara ibunya berada di luar negeri, bekerja menjadi TKI.  

 

Adam mengalami kondisi yang disebut dengan “Talipes Equinovarus”, jadi sendi-sendi tulang Adam tidak menyambung seperti terlepas. Penyakit ini dideritanya mulai usia 7 bulan. Malangnya, keluarga prasejahtera ini tidak punya biaya untuk berobat. Saat Adam berusia 6 Tahun, ia mulai berobat hanya ditemani neneknya saja. Tubuh renta sang nenek setia menggendong Adam di setiap aktivitas mereka. Sang nenek rela bersusah payah, meski harus menempuh perjalanan cukup jauh. Dari desa mereka ke tempat Adam berobat yaitu ke kota Solo. Semua itu ia lakukan demi kesembuhan sang cucu tercinta.

 

Besar harapan kami agar Vino dan Adam segera sembuh. #OrangBaik, doakan agar pengobatannya berjalan lancar, ya…

 

Sedekah Rombongan ingin terus bisa memberikan mereka fasilitas ambulans gratis, namun terkendala biaya. Tak jarang ambulans harus berhenti beroperasi sementara karena kondisinya sedang mengalami kerusakan sedangkan biaya perbaikan belum ada. Jika dipaksakan untuk beroperasi ada kalanya ambulans justru mogok di jalan.

Oleh karena itu, kami mengajakmu, para #Sedekaholics untuk bersatu, mengulurkan tangan dan menyisihkan rezeki untuk membantu pengadaan ambulans gratis  dengan cara:

 

1. Klik 'Donasi' sekarang

2. Masukan nominal donasi, tambahkan kode unik “015”, contoh : "Rp 500.015"

3. Pilih Bank Transfer BNI/Mandiri/BRI/Permata/dll, Gopay, OVO dan E-Wallet lainnya 4. Dapatkan laporan via email dan Transfer ke nomor rekening yang tertera

 

Mari, berikan sedekah terbaikmu! 

Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional ambulans gratis di Solo dan sekitarnya.

 

InsyaAllah ada pahala di setiap putaran roda ambulans gratis yang mengantarkan dhuafa sakit.  

 

Terima kasih #Sedekaholics