Logo

PEJUANG KESEMBUHAN DI BANDUNG MEMBUTUHKAN RUMAH SINGGAH Publish : 30 Apr 2021 - 14:07 WIB

Husna Kamila namanya, putri pasangan Dedi Supriadi (43 tahun) dan Kecih Kurniasih (32 tahun). Mereka berasal dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sang ayah berprofesi sebagai office boy di Jakarta, penghasilannya jauh dari cukup. Sementara sang Ibu menjaga Husna sembari mengurus rumah tangga dan menjadi guru ngaji untuk anak-anak. Kini Husna berusia 3 tahun. Selintas tampak kepalanya terbelah dan membesar bagian belakang. Hidrosefalus dideritanya sejak dalam kandungan. Penyakit ini membuatnya sesak nafas dan kejang-kejang.

Husna Kamila

Tanda-tanda kelainan pada  Husna muncul ketika masih  dalam kandungan berusia tujuh bulan, USG menunjukkan ukuran kepala melebihi normal. Dokter menyarankan agar bayi dilahirkan melalui proses operasi. Setelah kelahirannya,Husna langsung menjalani operasi ketika usianya  memasuki tiga bulan. Dokter melakukan  operasi untuk mengambil cairan di kepalanya.

Perjalanan pengobatan Husna tidak berhenti sampai disitu. Selanjutnya, Husna menjalani konsultasi dan penanganan medis rutin di Poliklinik Bedah Saraf di sebuah rumah sakit di Kota Cirebon. Operasi kedua dilakukan saat Husna berusia sepuluh bulan. Sebenarnya Husna juga harus dirujuk ke Bandung untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Namun hal itu terkendala biaya. 

Pasien anak lainnya yang harus dirujuk ke Bandung karena terkendala biaya adalah Rendy Pratama. Pada usianya yang baru 7 tahun,  Rendy didiagnosa mengalami tumor Ginjal. Hari demi hari perut Rendy semakin membesar, Ia juga mulai susah bernafas dan demam acapkali menghampiri. 

Rendy Pratama

Namun orang tua Rendy yang tinggal di Cirebon belum bisa membawanya ke Bandung karena terkendala biaya. 

Hendra Saputra, sang ayah, berkata “Lantaran kondisi ekonomi saya yang serba kekurangan, saya kesulitan membiayai pengobatan Rendy.” “Sehari-hari, saya mulung barang bekas. Ya untuk nyambung hidup keluarga saya.”

#Sedekaholics, mari  berpartisipasi menghadirkan rumah singgah di Bandung untuk pasien-pasien yang tidak mampu seperti Husna, Rendy dan yang lainnya dengan menyisihkan rezeki melalui Sedekah Rombongan.

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak untuk mereka dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah.

Klik tombol 'Donasi' Sekarang

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #Sedekaholics.

-------

Disclaimer:

1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Bandung, Jawa Barat.

2. Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Jurang No.37, Kel. Sukajadi, Kec.  Pasteur, Bandung 

3. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: +62 812-9669-0808