Logo

RADITYA QHOIYRIL MEMBUTUHKAN BANTUAN UNTUK MELIHAT MASA DEPAN Publish : 20 May 2021 - 11:00 WIB

Dari lahir sudah terlihat ada yg berbeda dengan mata Raditya Qhoiyril (7bulan). Ibunya sudah merasa curiga dikarenakan semenjak lahir sampai usia 40 hari Radit tidak pernah membuka matanya sekali. Bahkan ketika menangis karena haus ingin menyusu atau sama saat mandipun Radit tetap belum pernah membuka matanya. Pada usia 40 hari, Radit melakukan suntik BCG, setelah beberapa hari disuntik badan Radit menjadi panas dan semenjak itu ibunya langsung membawa Radit ke spesialis mata di rumah sakit daerah terdekat. Setelah  menjalani rangkaian pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa mata Radit terkena retinoblastoma (kanker mata). Dokter kemudian memberikan rujukan Radit untuk melanjutkan pengobatan di RSCM Jakarta.

Orang tua Radit tinggal di Kabupaten Tangerang, Banten. Ayah Radit bekerja sebagai ojek online dan ibunya tidak bekerja. Orang tua Radit mempunyai tanggungan empat anak, Radit yang paling kecil dan ketiga saudara Radit masih sekolah semua. Ayah Radit harus bekerja ekstra keras untuk mencukupi kelurganya, dan kini ditambah kondisi Radit yang menderita retinoblastoma.

Setiap minggu Radit harus ke RSCM Jakarta sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Perjalanan dari tempat tinggal Radit ke RSCM membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dengan kendaraan umum. Ibu Radit biasanya berangkat dari rumah ketika subuh dan baru sampai rumah lagi ketika maghrib tiba.

Untuk berangkat ke RSCM orang tua Radit membutuhkan uang minimal 200 ribu. Tanpa adanya dana tersebut Radit tidak bisa berobat. Belum lagi kebutuhan lainya seperti susu dan pampers.

Oleh karena itu #Sedekaholics, mari ringankan beban Radit dan dhuafa lainnya dengan menyisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu pengobatan mereka  dengan cara:
Klik DonasiSekarang