Logo

RUMAH SINGGAH UNTUK PEJUANG KESEMBUHAN DI BANYUMAS Publish : 11 Oct 2021 - 08:40 WIB

Terkumpul
Rp 350.000
hari tersisa
22
Rp 100.000.000
0.35%

Banyak yang bilang, "kesehatan mahal harganya", iya sebab bila terlanjur sakit membutuhkan biaya yang banyak mencapai puluhan sampai ratusan juta. Tidak semua orang memiliki cukup tabungan untuk pergi berobat, terutama masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Untuk makan sehari-hari saja sudah susah apalagi harus mengeluarkan biaya untuk berobat ke Rumah Sakit.

Selain harus mengeluarkan biaya untuk membayar pengobatan, ada biaya lain-lain seperti biaya transportasi, makan, hingga akomodasi ketika menunggu pasien berobat. Keluarga pasien yang berasal dari luar kota harus menyewa penginapan di dekat Rumah Sakit.

RSUD dr. Margono Soekarjo, RSU Banyumas, RS Siaga Medika merupakan beberapa rumah sakit rujukan di daerah Banyumas. Banyak pasien yang berasal dari luar kota seperti Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap, dan wilayah sekitarnya yang berobat ke RS tersebut. Salah satunya adalah Hanania Kamalia (3 tahun).

Hanania Kamilia (3 tahun)

Sungguh sedih hati Ibu Karmiyatun (42 tahun). Putrinya, Hanania Kamalia harus menjalani pengobatan di Banyumas, sedangkan Ibu Karmiyatun hanya bergantung pada penghasilan pas-pasan suaminya sebagai buruh sadap karet. 

Hanania didiagnosa mengalami jantung bocor. Hasil USG menunjukan ada kerenggangan pada katup jantungnya. Untuk memperbaiki kondisi tersebut Hanania harus menjalani operasi pemasangan kateter ring dan melakukan kontrol secara rutin.

Selain Hanania, masih banyak pasien lain di Banyumas yang memanfaatkan rumah singgah. Rumah Singgah merupakan tempat tinggal sementara bagi pasien yang memudahkan pasien menjalani pengobatan dan tindakan medis lainnya ke rumah sakit rujukan. Selain menyediakan tempat tinggal, Rumah Singgah menyediakan bahan makanan untuk mencukupi kebutuhan pasien dan keluarga yang mendampingi.

Rumah ini menjadi tempat singgah dari 4 kabupaten di Banyumas Raya, yaitu Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas dan Cilacap. Medan yang berbukit, jalanan yang terjal, membuat jarak tempuh terasa jauh.

Biasanya 1 kabupaten memakan waktu tempuh hingga 4-5 jam,” kata salah seorang relawan SR Banyumas.

“Pasien dari Brebes dan Ciamis, biasanya cuma singgah sebentar. Tapi pasien dari luar wilayah mau pulang nanggung, jadi nginep di sini dulu,” lanjutnya.

Pergerakan #SR Purwokerto sendiri sudah dimulai cukup lama sejak tahun 2012, dan rumah singgah mulai beroperasi di tahun 2014.

Aktivitas di rumah singgah sudah dimulai sejak matahari muncul. Pasien bersiap-siap kontrol dibantu oleh pendamping, beberapa keluarga pasien lain ikut bersih-bersih rumah, driver ambulans memanaskan mobil untuk mengantar jemput pasien yang memiliki jadwal berobat/kontrol ke rumah sakit.

Untuk konsumsi sehari-hari, relawan menyediakan sembako, beras dan kebutuhan pokok lainnya, para pendamping pasien memasak sendiri di dapur.

Di sore hari, beberapa pasien dan keluarganya berkumpul di ruang tengah untuk bercengkerama, saling bertukar pengalaman, dan saling menguatkan satu sama lain. 

Sesekali relawan datang berkunjung untuk memberikan dukungan moril kepada pasien dan keluarganya. Tak jarang juga diadakan kegiatan seperti pengajian untuk meningkatkan spiritualitas relawan serta penghuni rumah singgah lainnya.

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak untuk mereka dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah. Semua biaya operasional merupakan bantuan dari donatur (sedekaholic). 

Saat ini masa sewa Rumah Singgah hampir habis, masa sewa harus diperpanjang agar para pasien yang tengah sakit bisa singgah dan beristirahat.

Tanpa adanya rumah singgah, pasien tidak tahu harus menginap dimana karena biaya berobat saja sudah sulit apalagi harus mengeluarkan biaya lagi untuk sewa akomodasi. Adanya rumah singgah sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang tidak mempunyai biaya tetapi harus berobat di Banyumas.

#Sedekaholic, mari ulurkan tanganmu untuk membantu pasien yang berjuang demi kesembuhannya melalui Rumah Singgah Sedekah Rombongan Banyumas dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI” sekarang

2. Masukkan nominal donasi, tambahkan kode unik “024”, contoh : Rp 500.024

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #Sedekaholic.

 

******

Disclaimer:

1.    Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Banyumas, Jawa Tengah.

2.    Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Kalimati RT 4/4 Pamujan Teluk, Purwokerto Selatan, Banyumas

3.    Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: 0812-9669-0808