Ksatria di Atas Roda Ambulans Tercinta

Diposting : 24 Februari 2020
Dilihat : 59 kali

Namanya singkat, Iwan.
Di lingkungan pergaulannya ditambah embel-embel “Deblenk”. Jadilah Iwan Deblenk.
Iwan baru dua tahun jadi Kurir Sedekah Rombongan di Kabupaten Bekasi. Namun, kiprahnya tidak kalah dengan kurir yang bergabung jauh sebelumnya.
.
“Sopir #MTSR Bekasi ini luar biasa. Nggak ada males-malesnya. Kadang kelopak mata masih lekat satu sama lain, tapi hayok aja suruh anter-jemput pasien,” kata Sri Suharni, rekan kurir SR Bekasi.
“Atau mendadak ada yang meninggal. Angkut-angkut donasi untuk daerah bencana apalagi. Pokoknya semua dijabanin, kata orang Bekasi mah,” lanjutnya.
.
Hampir tiap hari, Bang Iwan menjemput pasien di rumah, lalu mengantarkannya ke rumah sakit. Beragam pasien, beragam pula tujuan rumah sakitnya. Lelaki 40 tahun asli Kp. Ceger, Desa Sukadarma, Kec. Sukatani, Kab. Bekasi, Jawa Barat itu emang gercep soal panggilan kemanusiaan.
.
“Nggak kenal jarak. Nggal peduli waktu. Kapan pun kita butuh, Bang Iwan siap selalu membantu. Pengalamannya sebagai sopir selama puluhan tahun bikin Bang Iwan udah nggak diragukan lagi kelihaiannya di belakang kemudi,” kata Sri Suharni.
.
“Rata-rata berangkat jemput pasien itu habis sholat subuh. Paling pagi berangkat untuk jemput pasien di rumahnya itu jam 2 pagi, karena jaraknya jauh, berobat ke Bandung. Kalau pulangnya nggak menentu, seringnya sih malam,” kata Bang Iwan.
.
Bang Iwan yang woles dan supel ini juga makin berkibar namanya bersama jagoan "tunggangan"nya, yaitu #MTSR Bekasi. Itu terlihat dari jam terbang dan jam tayang wara wiri MTSR di wilayah Kabupaten Bekasi. 
.
MTSR kini semakin dikenal kiprah dan eksistensinya. Sosok lelaki ini juga memberikan kesan positif di kalangan relawan dan organisasi sosial di Bekasi. 
Dewa penolong para dhuafa dalam ketidakberdayaan mereka. Tanpa membedakan dari mana dan siapa mereka, terutama Pasien Dampingan SR Bekasi.
.
“Mana tega nolak. Kebutuhan mereka itu urgent. Gawat darurat. Liat keadaan mereka aja udah gimanaa gitu. Udah dhuafa, pake sakit lagi. Pokoknya mah, selagi saya sehat, mobil gak ngadat, jalan dahh,” Tutur suami dari Atikah yang sedang menanti kelahiran anak ke 4 mereka.
.
“Saya mah cuma ngejalanin hidup aja. Kan semua ada waktunya, ada masanya gitu. Dulu saya jadi sopir murni nyari duit. Sekarang waktunya saya nyopir buat amal sholeh juga. Umur udah nggak muda. Tinggal ngarep Allah aja menjaga hidup keluarga dan anak-anak saya,” kata Bang Iwan.
.
Barakallah Bang Iwan. Semoga istiqomah sampai akhir masa. Sehat dan bugar dalam aktivitas kemanusiaan yang luar biasa, satria di atas roda ambulan MTSR tercinta.
.
.
.
MTSR bergerak berkat sedekahmu.
Tetap dukung mobil tanggap supaya rodanya bisa berputar.
.
Rekening donasi :
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan
.
BNI 46-9090-9097
a.n. Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan