MARI  KEMBALIKAN SENYUM BU SUNTARI

Diposting : 03 November 2020
Dilihat : 135 kali

Bertahun-tahun Bu Suntari (48) berjuang mengalahkan Tumor Gusi.

Berkali-kali pula Bu Suntari harus menjalani operasi.

 

Bu Suntari Didiagnosa mengalami Tumor Gusi pada Tahun 2010.

Awalnya, sebuah benjolan kecil muncul di gusi perempuan asal Kediri ini.

 

 

Karena dikira benjolan biasa, ia pun tak menghiraukannya.

Ia tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

 

Sehari-harinya, Bu Suntari membantu Pak Budi, sang suami, memasak bakso yang akan dijual dengan cara berkeliling. 

Sejak pagi buta mereka sudah harus bangun untuk menyiapkan semuanya.

Bahkan, Bu Suntari juga membuat keripik yang dititipkan di warung-warung sekitar rumahnya.

 

Kendati memperoleh penghasilan dari berdagang makanan, namun hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka sehari-hari.

Tidak ada dana darurat, apalagi dana untuk bersenang-senang.

Bisa menyambung hidup saja mereka sudahbersyukur.

 

Lama kelamaan benjolan di gusi Bu Suntari semakin membesar.

Karena keterbatasan biaya, ia memilih untuk menempuh pengobatan alternatif, ketimbang jalur medis.

.

Namun ikhtiar yang ia tempuh belum membuahkan hasil.

Benjolannya semakin membesar dan menimbulkan rasa nyeri.

Dengan keterbatasan biaya yang ada, akhirnya ia beranikan diri untuk memeriksakan kondisinya di rumah sakit.

 

Ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Bu Suntari menderita Tumor Gusi.

Ia harus menjalani  operasi dan sejumlah perawatan untuk mengobati penyakitnya.

 

“Ibu, kita ke RS lagi mau ya..”

“Mas, udah 3x operasi.. Cuman numbuh yang baru..”

“Iya, berarti belom usai..”

“Aku capek.. Sakit.. Gak kuat..”

“Iya, tapi kamu harus kuat.. Anak kita masih kecil.. Masih perlu kamu..”

 

Sejak tahun 2010 hingga kini, Bu Suntari telah menjalani 3 kali operasi.

Rasa lelah pasti pernah ia rasakan.

Bahkan dulu ia pernah enggan melakukan operasi yang kedua , karena benjolan digusinya terus saja muncul.

 

Namun berkat dukungan sang suami, Bu Suntari akhirnya bersedia melanjutkan pengobatannya.

Ia kini sedang menjalani radioterapi di RSUD dr. Saiful Anwar, Malang untuk mencegah pertumbuhan sel ganas di tubuhnya. 

"Kadang kalau saya bujuk berobat, pasti ngomongnya udah.. Gak kuat.. Udah.. Tapi saya juga gak kuat, kalau dia ninggalin saya & anak-anak,” ucap Pak Budi.

 

 

Bu Suntari Butuh Bantuan Kita!

 

Kendati sebagian besar biaya pengobatannya  ditanggung jaminan kesehatan, Bu Suntari tetap membutuhkan biaya banyak untuk mendukung kesembuhannya.

Biaya tersebut diantara untuk kebutuhan transportasi Kediri-Malang pulang pergi, biaya akomodasi selama berobat ke Malang, Kebutuhan vitamin pendukung, dan popok orang dewasa. 

 

Dukung pengobatan Bu Suntari dengan memberikan donasi terbaikmu melalui Sedekah Rombongan.

Dengan berombongan, kita pasti bisa kembalikan senyum Bu Suntari.

Salam Tembus Langit!