Memakmurkan Masjid, Membangun Peradaban

Diposting : 23 Mei 2019
Dilihat : 314 kali

Emosi itu yang kita coba bangkitkan dan kembalikan masjid sebagai pusat peradaban.”
“Karena pada zaman Rasulullah dulu, masjid bukan hanya tempat sholat namun juga tempat berdiskusi hingga memecahkan perkara-perkara di dunia.”
.
Gerakan yang berdiri sejak 1 Mei 2013 ini bernama Love Masjid.
Gerakan ini dilakukan untuk memakmurkan masjid-masjid yang ada di lingkungan sekitar secara bergilir.
Embrionya berasal dari kajian Ustadz Restu Sugiarto atau yang akrab disapa Ustadz Cinta.
.
Love Masjid mencoba untuk mengembalikan emosi-emosi anak muda agar kembali mencintai masjid.
Ketika anak-anak muda kembali mencintai masjid, otomatis aktivitas-aktivitas di masjid akan kembali hidup.
.
Ada tiga aksi yang rutin dilakukan Gerakan Love Masjid.
Pertama, BBM (bersih-bersih masjid). Pada aksi ini, relawan Love Masjid berkeliling ke masjid-masjid yang membutuhkan bantuan kebersihan. Mereka membersihkan seluruh bagian masjid, mulai dari kamar mandi hingga ruang sholat.
.
Aksi Love Masjid lainnya yaitu sedekah nasbung (nasi bungkus).
Sedekah nasi bungkus biasanya ditujukan untuk masjid-masjid yang telah dibersihkan oleh Love Masjid dan dhuafa yang membutuhkan di lingkungan sekitar.
.
Sedangkan, aksi yang ketiga yaitu Tadabur alias tangi-tangi dahar bubur (bangun-bangun makan bubur).
.
Gerakan ini berharap suatu saat masjid dapat menerapkan konsep ekonomi kemasjidan, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan secara sosial bagi orang-orang yang berada disekelilingnya.