Menjaga Detak Baik Kalbu

Diposting : 10 September 2019
Dilihat : 29 kali

Tentunya, kita sering mendengar hadits yang mengatakan jika baiknya seluruh tubuh ditentukan dengan baiknya segumpal daging di dalam tubuh yang disebut kalbu.
Tapi ternyata, kita kerap salah mengartikan kalbu.
.
Kalbu dalam bahasa inggris diartikan sebagai 'heart' (jantung), bukan sebagai 'liver' (hati).
Meski begitu, kita kerap menyamakan kalbu sebagai hati, padahal harusnya jantung.
.
Allah menjadikan jantung sebagai 'raja' dari tubuh kita.
Jantung merupakan organ vital bagi makhluk hidup yang di dalamnya Allah meletakkan pengaturan kemaslahatan seluruh tubuh makhluk hidup.
.
Pada QS. Al-Hajj ayat 46, Allah berfirman jika jantung memiliki akal dan dapat berpikir.
Karenanya, jantung ibarat raja sementara anggota tubuh kita yang lain adalah tentara yang sangat patuh pada sang raja.
Apa yang menetap di dalam jantung akan terlihat dari pergerakan tubuh kita.
.
Saat jantung itu baik, maka baiklah tubuh dan seluruh tingkah lakunya.
Saat apa yang berada di dalam jantung itu buruk, maka buruklah tubuh dan tingkah lakunya.
.
Baiknya jantung (kalbu) dapat dicapai dengan lima hal, sebagaimana yang kita kenal dari lagu "Tombo Ati".
1. Membaca al-Qur’an dengan mentadabburinya,
2. Mengosongkan perut (dengan banyak berpuasa),
3. Shalat malam,
4. Merendahkan diri kepada Allah ‘azza wa jalla ketika waktu sahur, dan
5. Bermajelis dengan orang-orang salih.
.
Selain itu, kita juga dapat menenteramkan kalbu kita dengan bersedekah dan berbagi kepada sesama.
.
Karenanya, kami ingin mengajak #sedekaholics untuk #BerbagiDetak bagi para pasien jantung dampingan #SedekahRombongan, juga bagi para pasien dampingan SR lainnya.
.
Gunakan kode unik '299' di akhir nominal transfer untuk ikut berbagi dalam program ini. (contoh: Rp200.299,-)
.
Rekening donasi:
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan