Rasulullah Sebagai Uswatun Hasanah .

Diposting : 11 November 2019
Dilihat : 32 kali

12 Rabi'ul Awwal di tahun Gajah, Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan di Makkah.
Ibunya bernama Aminah binti Wahb bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab.
Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab.
.
Ayahnya wafat sebelum Muhammad ﷺ dilahirkan.
Sedangkan ibunya meninggal saat ia berumur enam tahun.
Pengasuhannya pun dilanjutkan oleh kakeknya, Abdul Muthalib, sampai kakeknya wafat saat umur Muhammad ﷺ delapan tahun.
Kemudian, ia diasuh oleh pamannya yang merupakan saudara kandung ayahnya, Abu Thalib.
.
Beliau tumbuh menjadi sosok yang cerdas, visioner, adil, dan dapat mengambil keputusan dengan baik.
Perkataannya lemah lembut, akhlaknya utama, dan sifat-sifatnya mulia.
Kejujuran menjadi junjungannya sehingga ia terkenal sebagai orang yang terpercaya (Al-Amin).
.
Saat umurnya genap 40 tahun, Jibril turun membawa wahyu kepadanya.
Wahyu yang pertama turun adalah QS Al-Alaq ayat 1-5.
"Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaraan al-qalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."
.
Rasulullah pun memulai periode dakwahnya.
Selama tiga tahun pertama, ia berdakwah secara sembunyi-sembunyi di Makkah.
Tahun ke-empat hingga ke-10, ia berdakwah secara terang-terangan di Mekkah.
Sepuluh tahun selanjutnya, ia berdakwah di Madinah, setelah melakukan hijrah.
Dakwah Rasulullah ﷺ meliputi tauhid, iman kepada hari akhir, menjauhi kemungkaran dan kekejian, serta menyerahkan semua urusan kepada Allah.
.
Di masa dakwah secara terang-terangan di Makkah, ia mendapatkan pengucilan, penghinaan, ejekan, dan kejahatan-kejahatan lainnya.
Namun, beliau tetap sabar dan berpegang teguh pada risalah Islam yang dibawanya.
.
Sudah sepatutnya, kita menjadikan akhlak dan pribadi Rasulullah ﷺ sebagai panutan dan suri tauladan bagi kita.
Tak ada pribadi yang lebih baik dari kepribadian beliau.
Dan tidak ada cerita, orang baik yang sering disakiti akan menjadi orang yang jahat.