. Sentuhan Magis Dari Kedua Tangan

Diposting : 03 Desember 2019
Dilihat : 1 kali

“Waktu kecil pas temen-temen maen di sungai, saya ikut aja.”
“Main kemana saja ikut, jadi saya ngerasa nggak disabilitas gitu.”
.
Lahir dengan keterbatasan tak membuat Winarsih membatasi dirinya.
Ia tetap terlihat lincah dan sibuk, meski gerak tubuhnya ditopang kursi roda.
Bahkan, ia aktif menjalankan usaha rumahan dengan membuka jasa menjahit, membuat makanan ringan/camilan, dan jual beli pulsa.
.
Mbak Win, panggilan akrabnya, memiliki kepercayaan yang tinggi berkat dukungan yang baik dari keluarga dan lingkungannya.
Ia bersyukur tidak pernah mendapat diskriminasi atau pun dikucilkan.
Meski memiliki keterbatasan pada fisiknya, sang orangtua justru memperlakukan Mbak Win seperti anak normal pada umumnya.
.
“Waktu itu saya belum punya kursi roda, kalau di kampung kan sekolahnya jauh, jadi saya dan temen-teman sekolah di rumah.”
“Orang tua yang mengajarkan saya dengan materi pelajaran sama seperti di sekolah,” ucapnya
.
Dukungan keluarga tersebut menjadi modal berharga baginya untuk mengarungi kehidupan di tahap selanjutnya.
Terbukti, setelah dewasa kini ia mandiri.
Dari kedua tangannya, ia banyak melahirkan karya-karya yang bisa menopang hidupnya.
.
“Dulu saya punya 7 karyawan. Bikin matras dan barang-barang handmade lainnya, lalu di-ekspor ke Jepang,” katanya.
Tahun 2011, ia menikah. Bersama sang suami ia mengembangkan “Camilan Sumringah”, sebuah usaha kuliner rumahan yang ia pelajari secara otodidak.
“Saya dulu otodidak (belajar membuat camilan)."
"Karena kakak saya juga pembuat kue. Terus, saya bikin inovasi, cari-cari resep, terus diubah sendiri bahannya,” lanjutnya.
.
Kini, selain mengembangkan usahanya, Mbak Win tak melupakan kodratnya sebagai seorang ibu.
Ia pun berusaha memastikan sang buah hati agar tumbuh dengan baik dari hasil didikannya sendiri.
.
Nah, bagaimana sedekaholics, masih mau hidup bermalas-malasan?
Nggak malu sama keluarga kecil Mbak Winarsih?
.
Yuk ah semangat, bersyukur atas karunia-Nya dan menjalani hidup sesuai ketentuan-Nya.
InsyaAllah, berkah dunia akherat. Aamiin.
.
Salam Tembus Langit!