TAK ADA ALASAN BERPANGKU TANGAN .

Diposting : 11 November 2019
Dilihat : 106 kali


“Ada rasa kaget dan canggung."
"Ada pertanyaan-pertanyaan seperti, Saya mampu nggak ya? Saya bisa nggak ya?”
“Saya berpikir lagi bahwa saya harus mampu, saya harus bisa, saya harus mencoba dulu nih.”
.
Cerebral palsy pernah membuat hidupnya terpuruk.
Dipandang sebelah mata dan dianggap tak bisa apa-apa, pernah menjadi mimpi buruknya.
Kini, ia berhasil membuktikan bahwa anggapan itu salah.
Ia bangkit menjadi ‘tak terbatas’.
Pemuda luar biasa ini akrab disapa Andhika.
.
Dari kota asalnya Cirebon, ia melanglang buana dari satu kota ke kota lain, mencari ilmu dan pengalaman untuk bekal hidupnya.
Jogja menjadi kota di mana ia mendapatkan banyak hal, mulai dari teman sampai tempat bekerja.
Terakhir kami menemuinya, ia sedang membuat batik di workshop milik salah satu perusahaan.
.
Ia memang memiliki minat di bidang kerajinan tangan.
Sungguh hal yang tak terpikirkan di benak kita, bagaimana seorang cerebral palsy bisa berkarya dengan tangannya?
.
Tapi, memang begitu faktanya.
Semangat Andhika mengalahkan keterabatasannya.
Bahkan, berkat minat yang telah diseriusinya itu, ia mendapat kesempatan untuk menginjakkan kaki ke Australia.
Hal itu menjadi bukti dari sebuah pepatah, “Hasil tidak pernah mengkhianati usaha”.
.
Bagaimana, tidak mau kalah kan dari Andhika?