Tumor Sudah Diangkat, Gunawan Ingin Cepat Sembuh dan Bantu Ayahnya

Diposting : 27 Januari 2020
Dilihat : 181 kali

"Alhamdulillah, tumor di pelipis mata kanannya sudah dioperasi," ujar salah seorang kurir #SRCianjur.
Gunawan (17 tahun) divonis mengidap tumor karena bagian pelipis mata kanannya mengalami pembengkakan sejak usianya masih tujuh tahun.
.
Namun, bengkak yang awalnya kecil justru makin membesar sejak pelipisnya terbentur stang sepeda.
Ia tak menyangka jika bengkak itu berkembang menjadi benjolan tumor.
.
Sejak April 2019, Gunawan jadi pasien dampingan #SedekahRombongan.
Ikhtiar berobatnya sangat luar biasa.
SR pun mendampingi mulai dari proses pembuatan jaminan kesehatan, surat rujukan hingga biopsi dengan antar jemput MTSR dari Cianjur ke RSHS Bandung.
Semuanya mampu dijalani Gunawan dengan sabar.
.
"Waktu itu Gunawan sempat ngomong ke Kurir. Katanya walaupun keluarga saya tidak bisa mendampingi berobat ke Bandung, dia bakal berangkat sendiri bersama SR," tutur Alwi, kurir #SRCianjur.
Alhamdulillah, selama berobat Gunawan ditemani oleh bibinya.
.
Segala khtiar dan kesabarannya pun berbuah manis.
Pada 27 Desember 2019, Gunawan menjalani operasi pengangkatan tumor.
Pasca operasi, Gunawan masih harus kontrol rutin sebagai penentuan perlu dilakukan tindakan kemoterapi atau tidak.
.
Gunawan bercita-cita bisa segera sembuh agar bisa membantu perekonomian keluarganya.
Semenjak orangtuanya bercerai, Gunawan harus ikhlas hidup bersama ayah tiri dan keempat adiknya.
.
Kesulitan ekonomi itulah yang juga membuat dirinya hanya bersekolah sampai tamat Sekolah Dasar saja.
.
Yuk kita berombongan #patunganbantupasienSR supaya Gunawan bisa segera sembuh dan membantu orangtuanya kembali.
Selain Gunawan, donasi yang terkumpul akan digunakan membantu pengobatan ribuan pasien dampingan lainnya.
.
Rekening donasi:
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan
.
BNI 4690909097
a.n. Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan
.
Konfirmasikan sedekahmu di
bit.ly/hotlineSR