Zerina Banu: Perintis Pergerakan SR Karawang

Diposting : 17 Februari 2020
Dilihat : 272 kali

“Waktu itu SR Karawang gaungnya belum seperti sekarang. Saya bergerak sendiri, cari pasien sendiri, survei sendiri, santunan sendiri,” ujar Zerina Banu (ZB).
.
Berawal dari derap langkah kakinya di tahun 2012, Bunda ZB, sapaan akrabnya, menjadi Kurir SR pertama di Karawang. Niat awalnya hanya sekadar menjadi Sedekaholic. Namun, Saptuari Sugiharto, kawan lamanya, yang juga merupakan Founder SR, mengajaknya untuk bergerak menjadi kurir.
.
Keinginannya bergabung dengan sebuah organisasi atau komunitas sosial memang sangat besar. 
“Ya udah, saya mau. Saya kemudian ‘belajar’ menjadi kurir. Saya juga mulai cari target pasien,” kata Bunda ZB. Itulah awal mulanya ia resmi menjadi Kurir SR.
.
Bunda ZB masih ingat betul pengalaman pertamanya saat ngurir. Ia berjumpa dengan Mutiara, bayi yang dilahirkan tanpa anus. Awalnya, Mutiara sudah hampir sembuh setelah tindakan operasi. Namun, karena salah penggunaan obat, semua kulitnya mengelupas.
.
“Saya masih ingat wajahnya yang merintih kesakitan. Katanya semua badannya perih, sambil nangis minta pulang,” kata Bunda ZB. Ia kerap menangis bila harus menceritakan Mutiara, pasien dampingan pertamanya.
.
Bunda ZB juga menginisiasi kegiatan rutin membagi nasi bungkus gratis untuk para dhuafa dan pendamping pasien di selasar-selasar RSUD Karawang. Kegiatan ini masih istiqomah hingga sekarang.
.
Bunda ZB kemudian diamanahi sebagai Koordinator SR Karawang. Awalnya ia hanya bergerak sendiran, sekarang ia ditemani kawan-kawan yang luar biasa, besama-sama bergiat di  jalan kebaikan.
.
“Saya pernah lelah, secapek-capeknya, karena ngurus pasien. Tapi setelah lihat mereka bahagia, semangat ngumpul lagi,” kata Bunda ZB.
.
Meski kini kian sibuk menjalankan usaha bisnisnya, tak menyurutkan Bunda ZB untuk mewakafkan waktu dan tenaga di SR Karawang. Ia mengambil peran di balik layar, karena waktunya terbatas untuk terjun langsung ke lapangan. 
.
 “Saya tidak berharap apa-apa pada teman-teman Kurir SR Karawang. Justru saya berdoa, semoga saya bisa seperti mereka. Bisa terjun langsung  dan bertemu para dhuafa lagi, bisa meluangkan waktu lagi. Saya yakin, suatu saat saya punya waktu sendiri,” ucap Bunda ZB.
.
.
.
Sedekaholic bisa mendukung kegiatan Sedekah Rombongan dengan berdonasi langsung.
Rekening donasi :
BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
a.n. Sedekah Rombongan
.
BNI 46-9090-9097
Atas Nama Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan