Rombongan 641

Sedekah Kita Bagaikan Darah yang Menghidupi Mereka

JENNY ELLEN HABIBAH (21 tahun, talasemia)  Nama Orang tua Bapak  Syamsuri (50 tahun) dan Ibu Marsinta (43 tahun). Alamat di RT 17 RW 01 Dusun Sangeng Desa Pacalan Kec. Plaosan Magetan, Jawa Timur. Jenny Ellen menderita Talasemia sejak berumur 4 tahun. Setiap 3 bulan sekali harus mendapat transfusi darah, atau jika belum 3 bulan kondisi badan sudah lemas dan badan berwarna kekuningan harus segera ransfusi darah. Rutinitas ini telah berlaku selama 17 tahun. Jika tidak transfusi kondisi tubuh Jenny drop tetapi jika ditransfusi maka akan kelebihan zat besi dan menjadi masalah pula. Dokter yang biasa menangani memberi referensi bahwa kasus serupa Jenny dapat diatasi di RSU Dr. Soetomo Surabaya atau RSU Dr. Sarjito Jogjakarta. Tetapi karena keterbatasan dana, orang tua Jenny hanya mampu untuk melakukan tranfusi 3 bulan sekali, sekedar untuk memperbaiki kondisi tubuh saja, jadi bukan penyembuhan. Bp Syamsuri, ayah Jenny bekerja sebagai petani dan Ibu Marsinta adalah ibu rumah tangga, jadi keluarga ini sangat keberatan untuk biaya pengobatan Jenny. Sebelumnya keluarga ini tidak tercover jaminan kesehatan apapun, tetapi belakangan ini bisa mendapatkan kartu Jamkesmas. Tetapi tidak semua biaya ritinitas transfuse darah 3 bulan sekali biayanya tercover Jamkesmas. Bantuan dari Sedekah Rombongan sangat diharapkan untuk dapat membantu meringankan biaya pengobatan yang tidak tercover Jamkesmas.

Jumlah bantuan : 2.000.000
Kurir : @lastiko via @ervinsurvive @dianasasa
Tanggal : Senin, 17 Nov 2014

Jenny mengalami talasemia

Jenny mengalami talasemia

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 640

Sedikit Sedekah Kita adalah Harapan Indah Mereka

KEVIN YAKSA DWIGANTARA (9 bln, kolestasis & kista empedu) Alamat : Desa Borongan RT 01 RW 01 Kelurahan Gedongan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Dik Kevin adalah putra kedua dari pasangan bapak Surahman (37 tahun) yang berkerja sebagai buruh mebel, dan Ibu Jumiati (36 tahun) sebagai buruh cuci. Dik Kevin lahir secara Sectio Caesar dengan berat 2,5 Kg. Saat lahir badan dik Kevin berwarna kuning. Saat itu Dokter mengatakan itu normal, akan hilang setelah dilakukan penyinaran. Namun, setelah usia 2 bulan tubuh dek Kevin tetap kuning bahkan sampai bagian mata. Khawatir keadaan anknya kemudian diperiksakan ke RS Yaksi Sragen. Karena keterbatasan sarana di rujuk ke RS Dokter Moewardi Surakarta (RSDM). Awalnya Dik Kevin menjalani rawat jalan 1 bulan sekali. Namun, 2 bulan yang lalu tepatnya bulan Agustus dik Kevin harus rawat inap di RSDM karena peningkatan sel darah putih, saat itulah diketahui empedu dik Kevin terdapat kista/tumor.

Hari Kamis 23 Oktober 2014 dik Kevin kembali masuk RS karena Demam, lemas, perutnya bengkak, BAB dan muntah darah sehingga harus rawat inap. Setelah 21 hari perawatan dengan keadaan yang tidak stabil, dokter mengatakan harus merujuk ke rumah sakit lain, yang lebih lengkap peralatanya. Selama perawatan dik Kevin, orang tua tidak memiliki penghasilan karena harus menunggui dik Kevin. Karena keterbatasan biaya, kemarin keluarga sempat berencana membawa dik Kevin pulang paksa. Setelah dimotivasi dan dijelaskan tim Sedekah Rombongan, akhirnya keluarga bersedia melanjutkan pengobatan dik Kevin. Setelah menunggu 3 hari akhirnya dik Kevin di rujuk ke RS Sarjito. Dokter mengatakan keadaan dik Kevin stabil sudah tidak memerlukan oksigen tambahan. Hari ini 14112014 kurir #Sedekah Rombongan menghantarkan dik kevin ke Rumah singgah Jogja.
# Sedekah Rombongan menyampaikan santunan untuk biaya perawatan dan biaya sehari- hari selama di rawat di RS. Keluarga mengucapkan terimakasih kepada #Sedekah Rombongan atas bantuan dan dampingan pengobatan dik Kevin.
# Sedekah Rombongan kembali memberikan bantuan yang ke tiga untuk biaya perawatan di RS.
Santunan : Rp 500.000,-
Kurir : @Lastiko via @anissetya60
Tanggal : 14 November 2014.

Kevin 9 bln menderita  kolestasis & kista empedu

Kevin 9 bln menderita kolestasis & kista empedu

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 639

Sedikit Sedekah Kita adalah Harapan Indah Mereka

SUNENI (52 th) merupakan seorang ibu rumah tangga yang mengidap penyakit penyumbatan saluran otak. Beliau tinggal di Jl.Kenanga Rt 03 Rw 01 kelurahan Grendeng Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. Suami beliau bekerja sebagai kuli bangunan namun semenjak ibu suneni sakit suaminya tidak lagi bisa bekerja karena harus merawat ibu suneni.Sewaktu sehat ibu suneni juga bekerja sebagai buruh cuci di laundry, namun sudah lama berhenti bekerja karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.
Sebelum beliau jatuh sakit, gejala penyakit tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama dari seringya beliau pusing – pusing dan  tiba – tiba jatuh pingsan yang sangat sering terjadi. Namun oleh beliau tidak dihiraukan dan hanya dianggap pusing biasa dan hanya diobati dengan obat – obatan di warung. Saat beliau tiba – tiba pingsan dan tidak sadar – sadar barulah beliau dibawa kerumah sakit dan dari hasil pemeriksaan baru diketahui bahwa beliau ada penyumbat saluran otak. Beliau sempat dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari, namun kondisi beliau belum membaik dan saat ini beliau sudah sedikit kehilangan ingatan, memori untuk mengingat anggota keluarga juga beliau sudah tidak mengenali. Akhirnya dokter menyarankan untuk dirawat jalan dan harus kontrol seminggu sekali.
Untuk sekali kontrol membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk transportasi dan membayar biaya obat yang tidak ditanggung Jamkesmas. Team #sedekahrombongan memperoleh info dan langsung melakukan survey. Akhirnya #sedekahrombongan memutuskan untuk membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung ibu suneni dan keluarga. Semoga dengan bantuan tersebut ibu suneni dapat berobat dan cepat sembuh.

Jumlah bantuan : Rp. 2.000.000,-
Kurir: @arfanesia via@slametpriyadi & suprihatin
Tanggal : 12 Nopember 2014

Bu Sunaeni mengidap penyakit penyumbatan saluran otak

Bu Sunaeni mengidap penyakit penyumbatan saluran otak

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 638

Dalam Kesulitan Mereka, Sedekah Kita Adalah Cahaya Harapan Baru

ANDI BIN WAHRI  (50th, lemah jantung) merupakan seorang penjual kue pancong (gandos) di pasar kleco, Pak Andi merupakan warga tasik yg sudah 22 tahun pindah ke Solo. Saat ini beliau tinggal di rumah kontrakannya di Gang Buntu, RT 01/06 jajar, Laweyan, Surakarta.
Pak Andi tinggal dengan istri Wastia 50th yang tidak bekerja, Pak Andi memiliki 3 orang anak yang saat ini 2 dari anaknya tinggal bersama dengan Pak Andi.
anak pertama Pak Andi, Asep (30th) tidak bekerja dan lebih sering pergi untuk main, asep dari kecil sudah memiliki gangguan karena sering jatuh dan memukul mukul kepalanya sendiri bila terasa sakit, oleh Pak Andi sudah berusaha diobati tetapi tak ada hasil karena dokter tidak berkata apa-apa.
Anak kedua Pak andi, Wawan Kurniawan (27th) telah menikah dan tinggal di Ampel Boyolali serta bekerja di pabrik Kiky, anak ke 3, Abdur Rahim bersekolah di SMALB 1Kerten. Tahun lalu Pak Andi sering merasa tidak enak badan sehingga akhirnya memutuskan untuk periksa ke dokter praktek hasilnya Pak Andi hanya mengidap maag, karena tak kunjung ada kemajuan Pak Andi kemudian memeriksakan diri di Panti Waluyo, diagnosa dari RS Panti Waluyo Pak andi mengalami lemah ginjal dan harus dilakukan cuci darah. Pak Andi yang kesehariannya hanya berjualan kue pancong dengan penghasilan maksimal Rp. 50.000/hari tak sanggup untuk membiayai pengobatan tersebut akhirnya pulang dan memeriksakan dirinya ke praktek dr. Tanto belum lama ini karena merasa nyeri di sekitar jantung dan tangan,  oleh dokter Tanto Pak Andi diberi tau bila mengalami lemah jantung, namun ginjal pak Andi normal. Dokter hanya memberi obat kepada Pak Andi untuk diminum dan kembali lagi bila obat telah habis.
Karena diagnosa dokter yang berbeda beda Pak Andi merasa bingung dengan sakit yang dialaminya.
Hingga terakhir memeriksakan diri kemaren dengan dr. Tanto yg mengatakan bahwa Pak Andi mengalami Lemah Jantung, sehingga bagi pak Andi itulah sakit yg dialami.
Biaya pengobatan Pak Andi ke praktek dokter di gratiskan oleh dr. Tanto karena dokter kenal dengan Pak Andi dan mengetahui bahwa Pak Andi tidak memiliki dana untuk berobat lebih lanjut
Tim SR memberikan santunan guna biaya berobat Pak Andi dan kebutuhan sehari hari,
sejumlah Rp 1.800.000 ,-
Keluarga sangat berterima kasih kepada sedekah rombongan dengan berlinang air mata dan yang menerima adalah istri Pak Andi karena Pak Andi sedang salat Ashar di Masjid

jumlah bantuan : Rp. 1.800.000 -,
kurir : @lastiko via @gemilangta , @roschandraputri
tanggal : 7 november 2014

Ibu Andi Menderita lemah jantung

Ibu Andi Menderita lemah jantung

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 637

Sedekah Kita Adalah Masa Depan Indah Untuk Mereka

FABIAN AL-FARIZI (1 tahun  10 bulan). Riwayat sakit: suspek radang otak.  Alamat: Jl. SDN Duren Tiga Barat RT.3/1 No.29, Kelurahan Duren Tiga Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Fabian Al-Farizi, adalah anak ke 2 dari 2 bersaudara putra bapak Rullly Ekaputra (30) dan ibu Ria (24). Rully, ayah Fabian bekerja sebagai petugas keamanan  di komplek perumahan sedangkan ibunya berjualan di rumah untuk menambah pendapat keluarga mereka. Tiga minggu yang lalu, Fabian mengalami mimisan dari hidung, kemudian oleh orangtuanya ia dibawa ke klinik dan ia diberikan obat tetes telinga. Tidak lama setelah itu, Fabian merasa panas di telinga dan kejang-kejang. Kedua orangtuanya kemudian membawanya kembali ke klinik dan akhirnya ia dirujuk ke RS JMC Jakarta Selatan, karena kondisinya memburuk, badannya membiru dan tak sadarkan diri. Tim dokter memutuskan Fabian dirawat di ruang ICU dengan syarat membayar uang di muka sebesar Rp. 15.000.000,-. Namun karena  tidak mempunyai uang sebesar itu, ia dibawa ke RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur. Berdasarkan pemeriksaan, dokter menyimpulkan Fabian mengalami radang otak karena kuman tetanus. Sebelum dirawat di  RSUD Pasar Rebo Jakarta, mereka belum memiliki jaminan kesehatan  BPJS, karena mengalami kendala saat pembuatannya terkait akte kelahiran Fabian. Pada 2 hari pertama perawatan Fabian dirawat di ruang kelas 1 karena ruang rawat kelas 3 penuh. Biaya  perawatan di kelas 1 sebesar Rp. 6.158.817,- dan pada saat Fabian akan dipindahkan ke ruang kelas 3, pihak keluarga harus melunasi terlebih dahulu biaya perawatan di ruang kelas 1. Ia akhirnya dapat pindah ke ruang rawat kelas 3, setelah ibu Fabian membayar  Rp.3.000.000,-  bantuan pinjaman dari keluarga,  dan masih memiliki tanggungan  sebesar Rp. 3.158.817,- di rumah sakit tersebut. Dua minggu lamanya Fabian Al-Farizi dirawat di ruang  HCU sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang isolasi anak pada 1 November 2014. Alhamdulillah #SedekahRombongan bertemu dengan orang tua Fabian sehingga santunan untuk Fabian dapat disampaikan. Semoga Allah segera mengangkat penyakit Fabian dan memberi rezeki yang halal, yang banyak dan berkah kepada orangtua Fabian sehingga kebutuhan dan tanggungan mereka segera terselesaikan. Aamiin.

Jumlah Bantuan : Rp. 2.000.000,-
Tanggal: 1 November 2014
Kurir : @pitungmasakini @ddsyaefudin @robinhoodbetawi @hapsarigendhis

Fabian suspek radang otak

Fabian suspek radang otak

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 636

Sedekah Kita Adalah Kaki Mereka Untuk Melangkah

AGIL DEDI TANGLASWORO  (20)  alamat Gamelan RT 04/RW 03 Sendangtirto Berbah Sleman Yogyakarta . Anak ke 5 dari 5 bersaudara dari Pasangan Supriyanto (60) berprofesi pedagang kaki lima & Ngatinah (57) ibu rumah tangga . Agil Dedi Tangkasworo pada hari Rabu malam 14/10/2014 mengalami kecelakaan ketika mengendarai  sepeda motor di wilayah Tegal Kopen Maguwo Banguntapan Bantul  dan mengakibatkan patah pada tulang kaki kiri. Saat ini Dik.Agil menjalani rawat inap di RS Bethesda Yogyakarta untuk menjalani tindakan operasi pada tempurung kakinya yang pecah akibat dari kecelakaan tersebut . Untuk meringankan biaya proses kesembuhan #SedekahRombongan memberikan santunan untuk uang muka biaya operasinya.

Jumlah Bantuan : Rp. 6.000.000,-
Kurir : @RofiqSILVER via @kdunk_kdunk
Tanggal : 16 Oktober  2014

Agil mengalami kecelakaan dan patah tulang

Agil mengalami kecelakaan dan patah tulang

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | Leave a comment

Rombongan 635

Sedekah Kita Cahaya Bagi Indera Mereka

MUHAMMAD ADLIN NASURAH (2 Tahun), beralamat di Kampung Tamalalang, Kel. Bontokio, Kec.
Minasatene, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan. Dik Adlin menderita Tumor Mata atau Retino Blastoma
sejak setahun yang lalu, pernah sembuh dan muncul kembali setelah 3 bulan yang lalu Dik Adlin
terjatuh dari motor yang dikendarai ayahnya. Usaha untuk berobat pernah dilakukan ketika Dik Adlin berumur 1 tahun, namun belum diizinkan oleh dokter karena kondisi Dik Adlin saat itu masih
lemah dan belum kuat untuk menjalani Kemoterapi. Hingga saat ini kondisi tumor yang keluar
sudah sebesar kepalan tangan dewasa, sudah berbau dan meneteskan darah. Ayahnya, Pak Muh.
Yusuf (35 thn) sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek dan Ibu Ramlah (28 thn) bekerja sebagai IRT,
keluarga kecil ini belum memiliki rumah pribadi, Pak Yusuf masih numpang dibawah kolom rumah
mertua. Belum lagi Pak Yusuf masih kekurangan dana untuk menutupi biaya berobat Dik Adlin yang
mencapai jutaan rupiah perbulan untuk membeli obat-obat herbal. Tim #SR kemudian berkunjung
dan memberi santunan untuk tambahan biaya obat dan kebutuhan lainnya.

Jumlah Bantuan : Rp. 1.000.000
Kurir : @areefy_dip via @ahmadhamzahmo dan @syukran_mayran
Tanggal : 04 November 2014

Dik Adlin menderita Tumor Mata atau Retino Blastoma  sejak setahun yang lalu

Dik Adlin menderita Tumor Mata atau Retino Blastoma
sejak setahun yang lalu

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 2 Comments

Rombongan 634

Sedekah Kita Cahaya Bagi Indera Mereka

PANTI ASUHAN YATIM KHOIRUNNISA beralamat  di desa Kuton, Tegaltirto, Berbah Sleman Yogyakarta. Panti ini berdiri sejak tahun 2006 saat ini diasuh oleh Ibu Hj. Titik Yudhowati, SH.  PAY Khoirunnisa memiliki jumlah anak asuh sebanyak 52 anak yang kesemuanya adalah perempuan. Dari 52 anak asuh,terdapat 27 yang mengalami gangguan pandangan alias minus, dari minus 0.5 sampai dengan minus 3.0. Hal ini tidak mereka hiraukan meski sudah cukup mengganggu dalam kegiatan belajar mereka, karena kacamata bukanlah sesuatu yang mudah di jangkau oleh anak asuh di Panti ini. Hal ini diketahui saat tim POPIMAS #SR  ( Pondok Pesantren, Panti Asuhan dan Masjid #Sedekahrombongan ) melakukan cek kesehatan anak – anak asuh disana. Melihat kondisi ini , ke 27 anak tersebut segera dibuatkan kacamata. Alhamdulillah sekarang sehingga mereka dapat belajar dengan lebih nyaman
dan jelas kembali.

Jumlah Bantuan : Rp. 7.475.000,-
Tanggal Penyerahan : 30 Oktober 2014
Kurir : @kissherry  Via  @arizafuadi

Bantuan Kacamata Yayasan Yatim Khoirunnisa

Bantuan Kacamata Yayasan Yatim Khoirunnisa

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 633

Dengan Sedekah Anda, Ibadah Menjadi Nyaman dan Khusyuk

Masjid Nurul Huda terletak di Rt 04 Rw 03 desa kotayasa kecamatan sumbang kabupaten banyumas. Desa kotayasa terletak di sebelah selatan salah satu lokawisata dibanyumas yaitu obyek wisata baturaden. Desa yang sejuk dan nyaman serta masyarakatnya yang ramah. Di desa tersebut terdapat sebuah masjid yang cukup ramai jamaahnya, dari pengajian rutin, TPA dan kegiatan keagamaan lainnya juga aktif. Namun kondisi bangunan atap masjid yang sudah cukup tua dan kayu kayunya sudah lapuk dimakan usia. Pada saat ada angin besar atau hujan lebat atap masjid bergoyang dan atap sengnya pun banyak yang lepas terhempas angin. Sampai suatu saat saat hujan lebat datang sebagian atap yang sudah rapuh itu hampir ambruk. Alhamdulillah team #sedekahrombongan menjumpai kondisi masjid tersebut dan segera melakukan survey. Setelah mengobrol dengan takmir masjid tersebut diperoleh info untuk perbaikan atap, plafon dan tempat wudhu membutuhkan dana kurang lebih sekitar 30-35jt. Sedangkan dana infak masjid baru ada sekitar 10jt. Setelah team #sedekahrombongan melakukan survey dan koordinasi akhirnya diputuskan untuk membantu pembangunan kembali atap masjid tersebut agar jama’ah dimasjid tersebut dapat melakukan ibadah kembali di masjid dan kegiatan keagamaan juga dapat berjalan dengan lancar.

Jumlah bantuan : 10.000.000,-
Kurir : @arfanesia via @slametpriyadi
Tanggal : 30 Oktober 2014

Bantuan Untuk Masjid Nurul Huda

Bantuan Untuk Masjid Nurul Huda

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment

Rombongan 632

Mari Bersedekah Untuk Masa Depan Mereka

YPAB (Yayasan Pendidikan Anak Berkelainan) adalah sebuah yayasan yang memberikan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang terletak di Dusun Karanganyar rt.05, Kec. Plupuh, Kab. Sragen. Berdiri pada tahun 2004, berawal dari keprihatinan Bapak Sukiman melihat banyak anak-anak yang berkebutuhan  khusus di sekitar rumahnya yang tidak mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya dengan berbagai alasan. Dari situ muncul ide untuk mendirikan sebuah sekolah untuk anak-anak ini tapi tanpa memberatkan orangtuanya. Dengan restu dari istri (Bu Mujiyati) dan anak-anaknya, akhirnya terbentuklah sebuah Sekolah Luar Biasa dengan 20 orang siswa dan 2 guru sukarela tanpa ada pungutan biaya sekolah. Karena siswanya semakin banyak dan banyak juga yang mendukung, lalu  tahun 2008 Bp Sukiman membeli tanah di samping rumahnya untuk didirikan sekolahan dengan beberapa kelas. Pada tahun 2010, karena siswanya semakin banyak dan jarang ada yang pulang maka muncul ide untuk membuat sebuah asrama. Saat ini sudah ada asrama yang lokasinya satu rumah dengan Bp Sukiman. Sekarang Yayasan ini sudah  memiliki Sekolah yang diberi nama Karya Sejahtera dengan tingkat pendidikan dari TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB ada 12 guru dan 60 siswa, ada sekitar 24 siswa yang tinggal di asrama. Hampir semua biaya untuk keperluan yayasan berasal dari uang pribadi Bp Sukiman dari hasil beliau mengajar, berkebun dan beternak.

Untuk saat ini, yayasan yang dipimpin oleh Bp Sukiman sedang membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Sebenarnya sudah mempunyai 2 sumur (sumur duduk dan sumur pralon) tapi keduanya sudah tidak dapat diandalkan lagi. Untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan minum (airnya beli) dan untuk mandi mereka harus bener-bener berhemat air supaya semuanya kebagian air. Untuk itu, Ibu Mujiyati berharap ada yang membantu untuk mengatasi masalah air ini. Rencananya akan dibuat sumur bor,setelah di pertemukan dengan Sedekah Rombongan alhamdulillah ibu mujiati merasa terbantu dan dengan adanya sumur bor ini bisa labih bermanfaat dan sangat berguna bagi Panti khususnya dan masyarakat umumnya yg sangat membutuhkan.maka dari itu SRbergerak membantu Rp 18.000.000,- untuk mewujudkan pengeboran sumur dalam tersebut.semoga bisa menjadi amal jariah selama-lamanya dan bermanfaat bagi kita semua.

Jumlah Santuna :Rp 18.000.000
kurir : @lastiko via @KyaiAgeng
Tanggal : 17 oktober 2014

Bantuan Untuk Yayasan Pendidikan Anak Berkelainan Plupuh Sragen

Bantuan Untuk Yayasan Pendidikan Anak Berkelainan Plupuh Sragen

Lanjut Bacanya...

Categories: Laporan Sedekah | 1 Comment