Logo

BANTU KAMI ANTARKAN PASIEN KULONPROGO BEROBAT.. Publish : 21 Sep 2021 - 09:35 WIB

Terkumpul
Rp 1.050.000
hari tersisa
72
Rp 300.000.000
0.35%

Akomodasi & transportasi yang terhambat mempengaruhi kesehatan pasien, apabila tidak cepat ditangani, nyawa mereka bisa menjadi taruhan. Itulah mengapa armada ambulans menjadi poin penting dalam menunjang kesembuhan pasien. 

Kebutuhan ambulans bisa dibilang semakin krusial. Dari waktu ke waktu, dhuafa sakit yang menjadi pasien dampingan semakin banyak.Tidak hanya pasien sakit saja, namun banyak permintaan untuk mengantar jenazah ke tempat persemayaman.

Daerah yang dijangkau pun semakin meluas hingga ke pelosok-pelosok desa di Kulon Progo dengan topografi wilayah yang berupa daerah pantai di selatan dan perbukitan di bagian tengah hingga utara kabupaten. Kebanyakan pasien di Kulon Progo dirujuk untuk berobat ke RS Sardjito Yogyakarta yang membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

 

Pak Kidi, 42 Tahun

Salah satu pasien dhuafa sakit yang membutuhkan bantuan adalah Pak Kidi (42 tahun) yang mengalami patah tulang parah akibat kecelakaan di timur Pasar Cikli, Temon, Kulon Progo.

Cerita pilu bermula saat Pak Kidi sepulang bekerja sekitar jam 10 malam, mengalami kecelakaan di timur Pasar Cikli, Temon, Kulon Progo. Setelah kejadian na'as tersebut Pak Kidi dilarikan ke RSUD Wates dan mengalami patah tulang yang cukup parah. Pak Kidi sudah menjalani pengobatan selama 2 tahun namun belum dapat menyembuhkan tulangnya. Upaya yang telah dilakukan antara lain operasi sebanyak dua kali, pemasangan pen, dan pencangkokan tulang.

Berharap kesembuhan segera datang namun, kesabaran Pak Kidi dan keluarga kembali diuji karena pada  23 Agustus 2019 ia mengalami serangan stroke dan harus dilarikan ke RSUD Wates dan dirawat selama sebulan.

Pak Kidi harus diantarkan oleh istrinya dengan menggunakan sepeda motor untuk berobat ke rumah sakit. Tak terbayangkan betapa susahnya menggunakan sepeda motor dengan kondisi Pak Kidi saat ini.

Selain Pak Kidi, pasien lain yang membutuhkan ambulans gratis di Kulonprogo adalah Pak Wasana.

Pak Wasana, 45 Tahun

Pak Wasana mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Jalan Jogja Wates KM 16. Dari kecelakaan tersebut, Pak Wasana mengalami patah tulang pada bagian pinggul dan bagian rusuknya  mengalami patah 3 bagian. Kondisi Pak Wasana yang parah diputuskan dari pihak rumah sakit untuk merujuk beliau ke RSUP Sardjito. Pak Wisana harus menjalani pemeriksaan rutin di RSUP Sardjito dan sangat membutuhkan ambulans.

Sedekah Rombongan ingin terus bisa memberikan mereka fasilitas ambulans gratis, namun terkendala biaya.

Keterbatasan armada ambulans yang dimiliki oleh SR menghambat jalan kesembuhan mereka.. Sungguh hancur hati kami melihat banyak pasien harus bersabar menahan sakit begitu lama untuk bisa mendapatkan layanan ambulans kami.. 

Oleh karena itu, kami mengajakmu, para #Sedekaholic untuk bersatu, mengulurkan tangan dan menyisihkan rezeki untuk membantu pengadaan ambulans gratis  dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI” sekarang

2. Masukkan nominal donasi, tambahkan kode unik “022”, contoh : Rp 500.022

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

 

Mari, berikan sedekah terbaikmu! 

 

Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional ambulans gratis di Kulonprogo dan sekitarnya.

 

InsyaAllah ada pahala di setiap putaran roda ambulans gratis yang mengantarkan dhuafa sakit.  

 

Terima kasih #Sedekaholic!