Logo

RATUSAN PASIEN DHUAFA DI MALANG MEMBUTUHKAN RUMAH SINGGAH Publish : 21 Apr 2021 - 11:30 WIB

Rasanya ingin meneteskan air mata setiap berkunjung ke rumah singgah dan menyaksikan pasien yang datang silih berganti. Berbagai macam jenis sakit diderita oleh mereka yang menghuni  rumah singgah mulai dari kanker, tumor, hydrocephalus, leukimia bahkan tak jarang ada yang menderita penyakit langka. 

Moh. Rifqi Ardiansyah

Salah satunya adalah Moh. Rifqi Ardiansyah, dhuafa sakit asal Jember. Sudah lebih dari 7 tahun Rifqi menahan sakit benjolan di matanya. Benjolan di mata kiri Rifqi Ardiansyah ini, mulai muncul sejak usianya baru empat tahun. Tetapi karena keterbatasan biaya Rifqi sempat berhenti berobat selama 3,5 tahun dan membuat benjolannya semakin membesar. Untuk mengobati sakitnya Rifqi harus menempuh perjalanan berjam-jam dari Jember dan membutuhkan tempat tinggal sementara di Malang.

Ibu Puji Rahayu

Dhuafa sakit lain yang membutuhkan rumah singgah adalah Ibu Puji Rahayu yang berasal dari Blitar. Tiga tahun lalu Ibu Puji  didiagnosa dokter sakit lupus, untuk menjemput kesembuhan Ibu Puji dirujuk dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain. Total Ibu Puji  berobat sudah ke 3 Rumah Sakit, namun tidak kunjung membaik karena minim pengetahuan, Ibu Puji mengkonsumsi obat yang tidak sesuai anjuran dokter, efeknya ginjal Ibu Puji  tidak bisa menyaring kemudian divonis gagal ginjal.

Pada Juli 2019 Ibu Puji  drop,  badan membengkak karna efek gagal fungsi ginjal dan berbagai gejala lain. Perjalanan pengobatan yang begitu berat hampir saja membuat Ibu Puji menyerah.

Pernah frustasi dan ingin menyerah dengan sakit ini, tapi saya tidak mau anak-anak seperti saya dulu, tumbuh tanpa sosok ibu, saya ingin melihat anak2 sukses dan menikah, bersyukur sekali ada suami dan anak-anak yang selalu support maksimal, setia menemani untuk menjemput kesembuhan, tutur Ibu Puji.

Ibu Puji dan Anaknya

Rifqi dan Ibu Puji hanyalah sebagian kecil saudara-saudara kita yang diuji dengan sakit berat dan keterbatasan ekonomi. Masih ada ratusan saudara-saruda kita yang seperti mereka.

Perjuangan mereka pasti berat, membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun dan biaya hingga puluhan bahkan ratusan juta untuk sembuh. Sedangkan  kondisi ekonomi mereka sama sekali tidak memungkinkan untuk itu.

Kehadiran rumah singgah sangat mereka butuhkan ketika menanti giliran kapan bisa kembali ke rumah sakit  dan mendapat pengobatan selanjutnya. Tanpa adanya rumah singgah mereka terpaksa menginap di lorong-lorong rumah sakit.

Pasien Dampingan Sedekah Rombongan Malang

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak untuk mereka dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah.   

Salah satu Rumah Singgah berada di Kota Malang, Jawa Timur. Rumah SInggah di Malang sangat dibutuhkan oleh dhuafa sakit yang berasal dari: Malang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo dan wilayah sekitaranya.

 

#Sedekaholics, mari ulurkan tanganmu untuk kesembuhan dhuafa sakit yang berjuang demi kesembuhanya di Malang dan sekitarnya

 

Klik tombol 'Donasi' sekarang!

 

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan Sedekaholics.

 

 

-------

Disclaimer:

1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Malang, Jawa Timur. 

2. Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Bango No. 46 RT.01/03 Bunulrejo,  Blimbing, Malang

3. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: +62 812-9669-0808