Logo

RUMAH SINGGAH UNTUK DHUAFA KELAINAN TULANG DI SOLO Publish : 26 Apr 2021 - 14:17 WIB

Rumah Singgah Sedekah Rombongan Solo hadir sejak tahun 2012 yang juga merupakan rumah singgah kota rujukan Nasional pasien dengan kasus kelainan tulang. Pasien dari Jawa maupun luar Jawa selalu memenuhi rumah singgah ini. Berkunjung ke Rumah Singgah ini dan menyaksikan pasien yang datang silih berganti mampu membuat siapapun yang lembut hatinya meneteskan air mata.

Proses pengobatan yang panjang, kondisi fisik yang tidak memungkinkan pulang pergi mengharuskan pasien dhuafa tinggal di sekitar Rumah Sakit di Solo. Adanya rumah singgah sangat membantu pasien dhuafa dalam menjalani pengobatan yang lama. Mereka yang membutuhkan rumah singgah diantaranya : 

Perkenalkan, namanya Diyah Rahmadani, berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Umurnya mulai menginjak 10 tahun dan merupakan siswa Madrasah Ibtidaiyah atau setara SD. Diyah menderita epilepsi yang membuat kakinya mengalami kelainan dan harus duduk di kursi roda.

 

Diyah Rahmadani

Menurut cerita orangtuanya, waktu usia dua tahun Diyah mengalami panas tinggi dan kejang.Saat itu ayah dan ibunya sempat panik tapi Alhamdulillah, nyawa Diyah bisa tertolong walaupun kedua kakinya jadi menekuk ke dalam dan tidak bisa berjalan. Untuk mengatasi hal tersebut Diyah membutuhkan operasi dan kontrol rutin di Solo. 

Diyah sangat berharap bisa sembuh dan kembali berjalan normal seperti teman-temannya. 

Pengobatan di rumah sakit khusus tulang di Solo  juga harus dijalani oleh Muhammad Dwiki Hersinanda atau biasa disapa Nanda. Nanda berasal dari desa kecil di Kabupaten  Temanggung. Untuk berobat ke Solo sebenarnya merupakan masalah yang cukup serius bagi Nanda dan keluarga.

Muhammad Dwiki Hersinanda

Dulunya Nanda lahir dengan kondisi prematur, kemudian Nanda didiagnosa mengalami Cerebral Palsy. Kondisi ini menyebabkan Nanda mengalami gangguan tumbuh kembang, sulit berbicara serta sulit menggerakkan anggota tubuhnya.

Mustakimah, sang ibu, menuturkan, “Otot kaki Nanda kaku, lemah dan tidak bisa untuk berdiri”. 

Untuk mengatasi hal ini Nana perlu menjalani terapi rutin dalam jangka waktu beberapa tahun. 

Diyah dan Nanda hanyalah sebagian kecil pasien-pasien yang berobat di Solo dengan jarak rumah yang jauh. Kehadiran rumah singgah sangat mereka butuhkan ketika menanti giliran kapan bisa kembali ke rumah sakit  dan mendapat pengobatan selanjutnya

Demi menghadirkan rumah singgah yang layak untuk mereka dibutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperlukan untuk sewa rumah. Belum lagi biaya listrik, biaya operasional, biaya kebutuhan medis dan sembako, serta biaya perlengkapan rumah singgah.    

Sedekaholics, mari ulurkan tanganmu untuk kesembuhan dhuafa sakit yang berjuang demi kesembuhanya di Solo dan sekitarnya

Klik tombol 'Donasi' Sekarang.

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman #Sedekaholics.

-------

Disclaimer:

1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membiayai kebutuhan operasional seluruh Rumah Singgah Sedekah Rombongan termasuk Rumah Singgah Sedekah Rombongan yang terletak di Solo, Jawa Tengah.

2. Bagi yang ingin melihat langsung, silahkan berkunjung ke: Jl. Jambu  IX No. 7 RT 03/06 Jajar  Surakarta

3. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor: +62 812-9669-0808