Logo

TOLONG, DEK ALAWI HARUS SEGERA TRANSPLANTASI HATI Publish : 07 Sep 2021 - 16:47 WIB

Terkumpul
Rp 8.745.000
hari tersisa
1
Rp 300.000.000
2.92%

Pilu hati Bu Siti kala mengetahui bayinya yang baru berusia 8 hari, badannya menguning sekaligus terjadi pendarahan pada pusarnya. Siapa sangka, bayi tersebut akhirnya diketahui menderita Atresia Bilier, kondisi medis serius yang biaya pengobatannya selangit!

 

Namanya, Muhamad Alawi. Bayi yang saat ini usianya sudah menginjak 1 tahun. Keadaan bahwa Alawi mengidap Atresia Belier baru diketahui saat usia Alawi 11 bulan, padahal ciri-cirinya sudah muncul ketika Alawi berusia 8 hari.

 

 Saat ini kondisi Alawi sangat memprihatinkan. Perutnya membesar, dengan mata menguning, dan berat badan yang tidak stabil cenderung menurun. Alawi harus segera menjalani screening agar dapat dilakukan tindakan medis lanjutan dengan operasi. Namun, untuk screening saja membutuhkan biaya hingga 70 juta rupiah yang tidak dapat dicover BPJS Kesehatan, sedangkan biaya operasi transplantasi hati mencapai 600 juta.

 

Ayah Alawi hanyalah buruh tani yang penghasilannya tidak menentu, dalam sehari hanya mendapatkan upah 70 ribu rupiah. Itupun apabila ada permintaan untuk mengerjakan sawah dan panen. Apabila sedang tidak ada permintaan untuk menggunakan jasanya, maka terpaksa tidak ada penghasilan di hari itu. 

 Kondisi ekonomi yang pas-pasan ini harus dibagi untuk menanggung 2 anak yang masih sangat kecil dan membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhannya, terlebih untuk Alawi dengan penyakitnya. Sedangkan, Bu Siti hanyalah seorang ibu rumah tangga dan harus siap sedia untuk menjaga dan merawat Alawi.

 Harta habis memaksa sang Ayah mencari dana pada sanak saudara untuk mencukupi biaya pengobatan Alawi dan kebutuhan sehari-hari. Saat ini Alawi harus mengkonsumsi susu Nutrisi Khusus yang harganya mencapai 300.000 per kaleng ukuran 400 gram. Padahal Alawi membutuhkan nutrisi tersebut rata-rata 9 kaleng per bulan. 

 Dalam pengobatannya, penyakit atresia bilier membutuhkan lingkungan yang kondusif dan steril sehingga dianjurkan dipisahkan dari pasien lainnya. Untuk itu Alawi membutuhkan rumah tinggal khusus yang dekat dengan Rumah Sakit supaya memudahkan mobilitas ketika kontrol. Selain itu, terdapat kebutuhan biaya penunjang kesehatan yang tidak dicover oleh BPJS seperti biaya untuk cek laboratorium.

 

 Karena penyakitnya, tumbuh kembang Alawi terlambat. Usianya sudah 1 tahun, namun Alawi belum bisa merangkak dan berjalan. Berat badannya juga sulit untuk naik. Alawi harus sembuh! Bu Siti dan keluarga ingin Alawi dapat tumbuh dan berkembang layaknya anak-anak normal lainnya.

 “Ya Allah, tolong berikan kesembuhan pada anakku, Alawi. Hanya dengan seizin-Mu lah Alawi dapat menjalani pengobatan untuk menjemput kesembuhan,” doa sang Ibu.

 Salurkan Sedekah terbaik Sedekaholics dengan cara:

1. Klik 'Donasi' sekarang
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih Bank Transfer BNI/Mandiri/BRI/Permata/dll, Gopay, OVO dan E-Wallet lainnya
4. Dapatkan laporan via email dan Transfer ke nomor rekening yang tertera